Istilah-Istilah Akutansi
Istilah-Istilah Akutansi
Administrator merupakan pengguna sistem ang memiliki otoritas penuh terhadap sistem.
Head of Accounting yang merupakan Kepala agian Akuntansi di PT Jasapura Angkasa Boga.
Inventory yaitu sistem manajemen persediaan di PTJasapura Angkasa Boga.
Management merupakan penentu kebijakankebijakan yang terkait dengan perusahaan.
Supplier merupakan penyalur barang-barang yang dibutuhkan untuk operasional perusahaan.
Customer yang merupakan konsumen dari produk-produk PT. Jasapura Angkasa Boga.
Operation merupakan bagian yang terkait dengan proses operasional perusahaan.
Proses
pembuatan master data merupakan proses pembuatan data pokok yang
diperlukan untuk memproses transaksi-transaksi yang dilakukan dalam
sistem.
Pengelolaan Buku Besar (General Ledger)Pada dasarnya proses pengelolaan Buku Besar berhubungan dengan pengelolaan Daftar Akun
(Chart of Account),
pengelolaan transaksi pada Jurnal Umum (General Journal), pengelolaan transaksitransaksi
penyesuaian pada Jurnal Penyesuaian(Adjustment Entries Journal),
Pengelolaan Hutang Dagang (Account Payable)Proses Hutang Dagang meliputi pengelolaan transaksi-transaksi keuangan yang berkaitan dengan hutang dagang perusahaan.
pengelolaan invoice dari Supplier berdasarkan
Receiving Report dari Inventory, pencatatan Journal
Hutang Dagang (Account Payable Journal),
pembayaran hutang dagang serta pencatatannya pada
Journal Pembayaran (Payment Journal).
4. Pengelolaan Piutang Dagang (Account
Receivable)
Proses Piutang Dagang berkaitan dengan
pengelolaan piutang dagang perusahaan yang
meliputi pembuatan invoice, pencatatan piutang
dagang pada Jurnal Piutang Dagang (Account
Receivable Journal), pembayaran oleh pelanggan
beserta pencatatan transaksi tersebut pada Jurnal
Penerimaan Kas (Official Receipt Journal).
Proses Pembuatan Laporan Keuangan merupakan proses pencetakan laporan-laporan
keuangan pokok yang dibutuhkan oleh Manajemen
perusahaan. Adapun laporan keuangan yang dibuat
meliputi Buku Besar (General Ledger), Neraca
Percobaan (Trial Balance), Neraca (Balance Sheet),
dan Laporan Rugi Laba (Trial Balance).
posting
ke buku besar (general ledger),perhitungan untung / rugi akibat perbedaan nilai kurs tersebut (Profit /Loss of Currency Rate).
Sistem yang dibangun dapat melakukan pengolahan data transaksi keuangan dan
akuntansi yang meliputi pengelolaan buku besar (general ledger), pengelolaan transaksi hutang
dagang (account payable), pengelolaan piutang
dagang (account receivable), pencatatan
transaksi biaya produksi yang berasal dari
inventory (cost), dan pembuatan laporan
keuangan (financial statement). Kesemua proses
tersebut dapat dikelola dalam satu aplikasi secara
terkomputerisasi serta menggunakan database
untuk menyimpan datanya
1) Many different types of governments and not-for-profits
Banyaknya
jenis pemerintahan dan organisasi nirlaba yang mengakibatkan kesulitan
dalam penyusunan standar yang dapat berlaku untuk seluruh jenis
organisasi;
2) Short-term focus of manager
Masa
kepemimpinan seorang kepala unit pemerintahan biasanya singkat. Dalam
masa yang singkat, seorang pimpinan ingin menunjukkan prestasi yang
tidak sebenarnya (cosmetic improvements) dalam anggaran dan laporan
keuangannya dengan menggunakan tehnik penganggaran dan akuntansi.
3) Governments and not-for-profits engage in business type activities
Unit-unit
pemerintah atau organisasi nirlaba tertentu melakukan aktivitas seperti
layaknya aktivitas bisnis. Pemerintah kota melakukan jasa pengangkutan
sampah misalnya. Jenis ini mengharuskan pengembangan prinsip-prinsip
yang berbeda untuk jenis organisasi yang dimaksud.
1) Profit Oriented- organisasi yang tujuan utamanya adalah mencari laba;
2)
Type A Non-profit- organisasi nirlaba yang sumber keuangannya
seluruhnya diperoleh dari pendapatan dari penjualan barang dan jasa;
3) Type B Non-profit- organisasi nirlaba yang memperoleh pendapatan utamanya dari sumber selain penjualan barang dan jasa.
Neraca adalah salah satu komponen laporan keuangan yang
4 menggambarkan posisi keuangan suatu entitas pelaporan pada tanggal
5 tertentu. Yang dimaksud dengan posisi keuangan adalah posisi aset, kewajiban,
6 dan ekuitas dana.
Aset adalah sumber daya yang dapat memberikan manfaat ekonomi
9 dan/atau sosial yang dikuasai dan/atau dimiliki oleh pemerintah, dan dapat
10 diukur dalam satuan uang
Piutang adalah hak pemerintah untuk menerima pembayaran dari
23 entitas lain termasuk wajib pajak/bayar
Daftar Hitung (The Account)
Akun
(rekening) merupakan alat pengikhtisaran yang paling dasar dalam
akuntansi. Alat ini adalah suatu catatan rinci dari semua perubahan
yang terjadi di dalam assets, liabilities atau owner's equity selama
satu periode waktu tertentu. Agar mudah mencari informasi, maka akun
tersebut dikelompokkan ke dalam suatu buku tersendiri yang disebut buku
besar (ledger), yaitu buku yang berisi kumpulan akun-akun.
Assets (Aktiva)
Aktiva
adalah sumber ekonomis yang akan memberikan keuntungan bagi usaha di
masa depan. Perusahaan umumnya mempunyai akun sebagai berikut:
• Kas (Cash)
Akun
kas (the cash account) menunjukkan pengaruh kas dari transaksi suatu
usaha. Kas berarti uang dan segala sesuatu yang digunakan sebagai alat
tukar yang diterima oleh bank pada nilai nominalnya. Kas termasuk juga
nilai sisa kas
perusahaan
di bank, uang kertas, uang logam, sertifikat deposito dan cek.
Kebanyakan kegagalan usaha perusahaan disebabkab kekurangan kas.
• Wesel Tagih (Notes Receivable)
Suatu
usaha mungkin dapat menjual barang atau jasa dengan cara ditukar dengan
suatu surat perjanjian yang menyatakan bahwa pelanggan akan membayar
uang dalam jumlah tertentu kepada perusahaan, pada suatu tanggal yang
telah ditentukan. Akun wesel tagih adalah catatan dari surat-surat
perjanjian tersebut yang diharapkan dapat ditagih oleh perusahaan dalam
bentuk kas.
• Piutang Dagang (Account Receivable)
Penjualan
barang atau jasa dengan perjanjian untuk membayar di masa depan atau
tidak langsung dibayar. Penjualan dibuat berdasarkan kredit.
Beban Di bayar Dimuka (Prepaid Expense) Pembayaran
dibayar dimuka atas sejumlah beban atau pengeluaran tertentu. Beban
dibayar dimuka adalah suatu aktiva, karena menyebabkan perusahaan
terhindar dari penggunaan uang kas yang diperuntukkan bagi pembayaran
sejumlah beban tertentu. Buku besar menggunakan akun aktiva yang
terpisah untuk masing-masing beban dibayar dimuka, sewa dibayar dimuka
(prepaid rent). Perlengkapan kantor juga dihitung sebagai beban dibayar
dimuka.
• Tanah (Land)
Akun
tanah adalah suatu catatan mengenai tanah yang dimiliki dan digunakan
di dalam operasi perusahaan. Tanah yang dibeli dan tidak dipergunakan
dalamoperasi perusahaan, tanah yang dijual kembali, dipisahkan dalam
akun investasi.
Gedung/Bangunan (Building)
Harga perolehan dari gedung milik perusahaan, seperti kantor, gudang,
garasi dan sejenisnya akan muncul di dalam akun gedung/bangunan. Gedung
yang dibeli dan akan dijual kembali dipisahkan dalam akun investasi.
• Peralatan, Meubel dan Barang tidak bergerak (Equipment, Furniture & Fixtures)
Suatu
usaha mempunyai suatu akun yang terpisah untuk setiap jenis peralatan,
misalnya peralatan kantor dan peralatan toko. Akun ini menunjukkan
harga perolehan dari aktiva tersebut.
Liabilities (Kewajiban)
Kewajiaban
adalah suatu utang. Suatu usaha pada umumnya memiliki akan kewajiban
yang lebih sedikit dibandingkan dengan akun aktiva, karena kewajiban
suatu perusahaan dapat diikhtisarkan dalam kelompok yang relative lebih
sedikit.
• Wesel Bayar (Notes Payable)
Akun
ini kebalikan dari akun wesel tagih. Wesel bayar menunjukkan jumlah
yang harus dibayar oleh perusahaan karena ia telah menandatangani suatu
surat perjanjian peminjaman uang untuk membeli barang atau jasa.
• Utang Dagang (Account Payable)
Akun
ini kebalikan dari akun piutang. Perjanjian secara lisan atau
pernyataan janji secara tidak langsung untuk melunasi utang yang timbul
dari pembelian barang secara kredit. Kelompok kewajiban lain seperti Taxes Payable (utang pajak), Interest Payable (utang bunga), Salary Payable (utang gaji).
Owner's Equity (Ekuitas Pemilik)
Tuntutan
pemilik terhadap aktiva perusahaan disebut sebagai ekuitas pemilik.
Dalam perusahaan perorangan atau persekutuan, ekuitas pemilik
seringkali dipecah menjadi akun yang berbeda untuk (1) mencatat nilai
sisa ekuitas pemilik (owner's capital balance) dan (2) dengan pengambilan pribadi (the owner's withdrawals).
• Modal (Capital)
Akun
ini menunjukkan tuntutan pemilik terhadap aktiva perusahaan. Setelah
kewajiban total dikurangkan dari aktiva total, maka sisanya adalah
ekuitas pemilik. Besarnya investasi pemilik dalam usaha sama dengan
jumlah investasi pemilik di dalam usaha ditambah laba bersih dan
dikurangi kerugian bersih dan pengambilan pribadi oleh pemilik.
Pengambilan Pribadi (Withdrawals) Menarik uang kas perusahaan untuk kepentingan pribadi. Akun ini menunjukkan pengurangan dalam ekuitas pemilik.
• Pendapatan (Revenues)
Penambahan
dalam ekuitas pemilik karena adanya pengiriman barang atau jasa kepada
pera pelanggan atau klien. Jenis pendapatan antara lain: pendapatan
bunga, pendapatan sewa, pendapatan jasa (jenis perusahaan yang bergerak
di bidang jasa).
• Beban / Pengeluaran (Expenses)
Kebalikan
dari pendapatan. Biaya dari operasi perusahaan disebut beban. Beban
akan mengurangi ekuitas pemilik, seperti: beban gaji (salary expense), beban sewa (rent expense) dan beban iklan (advertising expense).
Setiap perusahaan akan berusaha untuk meminimumkan beban yang
dikeluarkan sehingga dapat memaksimumkan keuntungan yang diterima.
kegiatan
usaha luar negeri ( foreign operation ) adalah perusahaan anak
(subsidiary), perusahaan assosiasi, usaha patungan ,atau cabang
perusahaan pelapor, yang aktifitasnya dilaksanakan disuatu Negara
diluar Negara perusahaan pelapor.
2. Entitas asing adalah suatu
kegiatan usaha luar negeri, yang aktifitasnya bukan merupakan suatu
bagian integral dari perusahaan pelapor.
3. pos moneter adalah kas
dan setara kas, aktiva dan kewajiban yang akan diterima atagu dibayar
yang jumlahnya pasti atau deapat kditentukan.
4. nilai wajar adalah
suatu jumlah yang dapat digunakan sebagai dasar pertukaran aktiva atau
penyelaesaian kewajiban antara pihak yang paham dan berkeinginan untuk
melakukan transaksi yang wajar.
Mata
uang lokal merupakan mata uang Negara tertentu yang dijadikan patokan
atau mata uang dinyatajkan dalam kegiatan domestic maupun luar negeri
dari Negara yang bersangkutan.
2. Mata uang pelaporan adalah mata
uang yang duginakan dalam menyajikan laporan keuangan konsolidasi atau
mata uang perusahaan induk.
3. Mata uang fungsional adalah mata uang
yang digunakan dalam wilayah operasi utama perusahaan, mata uang dimana
perusahaan tersebut menghasilkan serta membelanjakan uang kas mereka.
Syarat suatu mata uang dapat menjadi mata uang fungsional adalah
sebagai berikut:
Kurs spot (spot Rate) yaitu kurs tunai yang berlaku pada saat transaksi.
2)
Kurs sekarang (current Rate) adalah kurs dimana satu unit mata uang
dapat dipertukarkan dengan mata uang lain pada tanggal neraca atau pada
tanggal transaksi.
3) Kurs Historis adalah kurs yang berlaku pada tanggal tertentu terjadinya transaksi.
4) Kurs penutup (closing Rate) adalah nilai tukar spot pada tanggal neraca.
Kurs spot merupakan cerminan nilai pasar, sementara kurs sekarang dan kurs historis merupakan terminasi akuntansi.
Kas di BLU merupakan saldo kas yang berada pada BLU yang dipergunakan untuk mebiayai kegiatan operasional BLU
Persediaan
adalah aset lancar dalam bentuk barang atau perlengkapan (supplies)
yang dimaksudkan untuk mendukung kegiatan operasional pemerintah, dan
barang-barang yang dimaksudkan untuk dijual dan/atau diserahkan dalam
rangka pelayanan kepada masyarakat
Dana
bergulir adalah dana yang dipinjamkan kepada sekelompok masyarakat,
perusahaan negara/daerah, untuk ditarik kembali setelah jangka waktu
tertentu, dan kemudian disalurkan kembali.
Aset
tetap adalah aset berwujud yang mempunyai masa manfaat lebih dari dua
belas bulan untuk digunakan dalam kegiatan pemerintah atau dimanfaatkan
oleh masyarakat umum

